Pages

10 Jun 2013

Pengertian Simple Moving Average

Belajar Trading Online Indonesia

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Simple Moving Average, dimana Simple Moving Average ialah salah satu jenis indikator yang paling sederhana. Dimana pada dasarnya, Simple Moving Average dihitung dengan menjumlahkan suatu harga penutupan terakhir, disini saya sebut:“X”, periode dan kemudian membagi jumlah tersebut dengan X.

Apabila anda merencanakan dalam jangka waktu 5, maka Simple Moving Average pada grafik 1-jam, Anda akan menambah harga penutupan selama 5 jam terakhir, dan kemudian membagi jumlahnya dengan 5. Anda memiliki harga penutupan rata-rata selama lima jam terakhir. String harga tersebut rata-rata sama dan Anda mendapatkan rata-rata yang bergerak. Apabila anda plot secara sederhana 5-Simple Moving Average pada grafik 10 menit, maka anda akan menambah harga penutupan dari 50 menit terakhir dan kemudian bagi jumlahnya dengan 5. Namun apabila anda plot jangka waktu 5 Simple Moving Average pada grafik 30 menit, anda akan menambah harga penutupan dari 150 menit terakhir dan kemudian bagi jumlahnya dengan 5. Jika Anda plot periode 5 Simple Moving Average pada chart 4 jam.

Pada paket charting kebanyakan akan melakukan semua perhitungan untuk kemudahan anda. Alasan menjelaskan “bagaimana” cara menghitung Simple Moving Average itu sangat penting untuk dipahami sehingga anda akan mengetahui cara mengedit dan tweak pada indikator tersebut. Bagaimana cara Memahami indikator tersebut bekerja berarti anda sudah dapat mengatur dan menciptakan strategi yang berbeda.

Sekarang, seperti hampir semua indikator yang lain diluar sana, Moving Average beroperasi dengan delay. Karena anda akan mengambil harga rata-rata sejarah masa lalu, dan anda hanya akan melihat masa lalu dan  ”masa depan” harga jangka pendek.

Simple Moving Average [Belajar Trading Online Indonesia]

Berikut adalah contoh bagaimana Simple Moving Average memperlancar anda dalam menganalisa pergerakan suatu harga. Pada gambar grafik diatas, saya telah memasang tiga buah SMA yang berbeda pada chart 1 jam, pada USD/CHF. Seperti yang anda lihat, semakin besar period SMA, maka akan semakin tertinggal harganya. Kemudian coba anda perhatikan bagaimana 62 SMA berada jauh dari pergerakan harga saat ini, dimana dari 30 dan 5 SMA. Hal ini dikarenakan 62 SMA menambahkan hingga harga penutupan 62 periode terakhir dan kemudian membaginya dengan 62.

SMA dalam tabel ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan sentimen pasar pada titik waktu ini. Disini, kita dapat melihat bahwa pasangan ini trennya sedang beranjak naik. Alih-alih hanya ingin melihat pergerakan harga pasar saat ini, moving average memberi kita pandangan yang lebih luas, dan kita sekarang dapat mengukur secara umum bahwa arah pergerakan suatu harga masa depan.

Dengan menggunakan SMA, kita bisa tahu apakah pasangan trenya sedang naik, tren turun, atau hanya sideway. Hanya saja terdapat satu permasalahan dengan simple moving average dimana hal tersebut rentan akan terhadap lonjakan. 

Ketika hal ini terjadi, maka akan terjadi sebuah sinyal palsu yang menghampiri kita. Dengan demikian kemungkinan kita  berpikir bahwa tren baru dapat berkembang, tetapi dalam kenyataannya, tidak ada yang berubah. Apabila anda menggunakan indikator Simple Moving Average, dengan cara trading anda, diharapkan anda dapat mencegah kehadiran signal palsu tersebut secepat mungkin.

0 comments: